Sumber foto: Liputan6
Sewu Tangkas - Aparat gabungan TNI-Polri terus memburu keberadaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Nau Waker, dan memastikan keamanan masyarakat di Kabupaten Puncak, Papua, tetap terjaga selama pengejaran.
"Kami akan berupaya semaksimal mungkin memastikan keamanan masyarakat," kata Kasatgas Humas Polres Nemangkawi, Kombes Pol M Iqbal Alqudussy seperti dilansir ANTARA, Jumat (9/4/2021).
Operasi Nemangkawi telah menguasai wilayah yang dikuasai Nau Waker di Tembagapura
Iqbal menjelaskan, dalam pengejaran tersebut, para aparat TNI-Polri yang tergabung dalam Operasi Nemangkawi telah menguasai wilayah yang dikuasai Nau Waker di Tembagapura.
“Karena terdesak, Nau Waker menuju ke Boega, dan melakukan pembakaran rumah sekolah, mengancam dan memeras masyarakat,” ujarnya.
Menurut Iqbal, tindakan pelanggaran hukum oleh KKB mengancam keselamatan kehidupan masyarakat dan juga fasilitas umum di Kabupaten Puncak, Papua.
“Saat ini, aparat TNI-Polri yang tergabung dalam Operasi Nemangkawi terus bergerak memburu Nau Waker yang lari menuju Ilaga,” kata Iqbal.
Dinas Pendidikan Papua meminta polisi mengevakuasi guru ke tempat yang aman
Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Provinsi Papua menyesalkan dan menyayangkan penembakan yang menewaskan seorang guru SD di Desa Julukoma, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, Papua.
Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait mengatakan langkah awal yang dilakukan adalah melaporkan hal tersebut kepada Wakil Gubernur dan Sekda Papua, di mana setelah mendapat tanggapan kemudian dilakukan beberapa langkah antisipatif.
"Langkah selanjutnya adalah berkoordinasi dengan jajaran Polda Papua untuk memberikan jaminan keamanan kepada guru-guru yang hingga kini masih berada di Beoga," ujarnya di Jayapura, seperti dilansir ANTARA, Kamis 8 April 2021.
Christian menginstruksikan untuk mengevakuasi guru yang bukan warga sekitar ke Timika, Kabupaten Mimika, dan meminta berkumpul di tempat yang dianggap aman.
"Ini bukan kejadian pertama tenaga pendidik tewas, dan kami pikir guru tidak pernah ada masalah dengan TNI, Polri maupun Kelompok Kriminal Bersenjata manapun sehingga kami sangat mengutuk keras peristiwa ini," katanya.
Ia menjelaskan, penembakan tersebut membuat para guru yang bekerja di daerah itu tidak nyaman, bahkan para pendidik di daerah terpencil lainnya takut dengan keselamatan mereka.
“Kami berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap, mengejar dan menangkap pelaku pembunuhan atau penembakan tersebut agar tidak meresahkan warga dan tenaga pendidik di daerah setempat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau kepada pendidik yang bekerja di daerah rawan konflik untuk menjaga diri, dan meminta warga sekitar membantu menjaga keselamatan guru. Karena guru membantu anak-anak belajar dan meningkatkan kualitas pendidikan sumber daya manusia Papua.
KKB yang dipimpin oleh Sabinus Waker diduga menembak seorang guru dan membakar rumah
Patut diketahui, Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang diduga dipimpin Sabinus Waker yang bermarkas di Kabupaten Intan Jaya kembali beraksi di Kampung Julukoma, Kecamatan Beoga, Kabupaten Puncak, Papua, Kamis, 8 April 2018. 2021.
Aksi tersebut mengakibatkan seorang guru SD berusia 42 tahun, Oktovianus Rayo, meninggal dunia akibat luka tembak saat menjaga sebuah warung di rumahnya.
Kapolda Papua Irjen Pol Mathius D Fakhiri mengatakan, korban ditembak dua kali oleh KKB yang tiba-tiba masuk ke kiosnya.
Tembakan yang dikeluarkan oleh KKB dengan senapan pendek mengenai tulang rusuk kanan korban dan menyebabkan lubang tidak tembus.
Selain itu, KKB yang dipimpin oleh Nau Waker dan anggotanya juga diduga melakukan pembakaran rumah sekolah SD, SMP, dan SMA di Desa Julukoma, Distrik Boega, Kabupaten Puncak, Papua. Mereka juga mengancam dan memeras warga Beoga.
Nau Waker dikenal sebagai bawahan Guspi Waker, pimpinan KKB. Sejak 2018, Nau Waker masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Polres Mimika karena serangkaian kejahatan yang dilakukannya.
Pada 2018, Nau Waker juga terlibat dalam penembakan di Mile 69, PT Freeport Indonesia di Tembagapura, yang mengakibatkan hilangnya satu kendaraan WLP.
Sedangkan berdasarkan hasil uji laboratorium balistik Polri disimpulkan bahwa senjata yang digunakan Nau Waker adalah jenis steyr.
Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya | Sewu Tangkas


0 Comments