Sumber : Istimewa
Sewu Tangkas - Ussy Sulistiawaty mengabarkan dirinya terpapar COVID-19. Hal tersebut membuat istri Andhika Pratama itu tak hanya harus menjalani isolasi mandiri.
Ussy menceritakan apa yang ia alami awal dirinya terpapar. Ussy mengatakan gejala awal yang ia rasakan yaitu gatal di tenggorokan dan juga batuk.
"Awalnya tanggal 24 Maret, itu hari Rabu nah Selasa malamnya aku ngerasa nggak enak di tenggorokan kayak ada yang ganjel. Aku pikir gara-gara aku makan snack," cerita Ussy seperti dilihat di kanal YouTube miliknya.
Tak hanya Ussy, putrinya, Sheva, juga mengalami hal yang sama. Keesokan harinya ia pun pergi ke dokter untuk memeriksakan diri. Ussy mengungkapkan, dokter meyakini dirinya hanya mengalami batuk biasa.
"Aku tanya aku perlu PCR nggak, katanya nggak usah. Karena aku katanya ada radang tenggorokan aku kelihatan merah. Sheva juga, dia dikasih obat batuk, obat flu, dan katanya nggak perlu antibiotik," urai Ussy.
Setelah pulang dari dokter, kondisi Ussy tak kunjung membaik. Di malam selanjutnya, Ussy mengalami batuk-batuk yang makin sering. Keesokannya, ia pun memutuskan untuk melakukan tes PCR.
Sore setelah pagi hari ia melakukan tes tersebut, dirinya menerima hasil bahwa dirinya positif terpapar Covid-19.
Terpapar Covid-19 membuat Ussy Sulistiawaty terhalang untuk melakukan banyak hal termasuk memberikan ASI kepada putranya, Saka. Hal tersebut dikarenakan obat antivirus yang harus ia konsumsi.
Sedih karena virus tersebut menyerang mentalnya, Ussy mengaku semakin drop mengetahui tak bisa memberikan ASI pada putranya tersebut.
Ussy Sulistiawaty yang tadinya ingin menjalani perawatan di rumah sakit akhirnya membatalkan diri, karena tak ada ruangan khusus sendiri untuk isolasi. Ussy akhirnya pulang untuk menjalani isolasi mandiri dengan dibekali sejumlah obat dan vitamin dari dokter.
"Waktu pulang aku tuh dibawain antibiotik buat 5 hari terus obat batuk, avigan, nah avigan itu untuk antivirus terus vitamin-vitamin segala macam," kenang Ussy.
"Waktu itu aku nangisnya itu juga karena kata dokter, kalau aku minum avigan itu, aku nggak bisa kasih ASI ke Saka. ASI-nya itu harus dibuang, habis pumping dibuang," ucap Ussy menahan air mata.
Jumlah stok ASI yang dimilikinya khawatir tak cukup. Akan tetapi Ussy bersyukur putranya kini sudah bisa mengkonsumsi MPASI.
Saat ini kondisi Ussy sudah membaik. Dirinya sudah melewati masa 10 hari karantina di rumah.
Saka, putranya yang sempat terpapar juga sudah membaik. Ussy mengatakan dirinya bersyukur bisa melewati masa karantina yang berat, karena tak bisa bertemu dengan anak-anaknya.
"Yang aku sedihin itu, 10 hari kemarin aku nggak bisa ketemu anak-anak. Pas Ara ulang tahun juga aku nggak bisa ikut, karena akunya negatif, tapi Saka-nya masih positif," tutur Ussy.
Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya | Sewu Tangkas


0 Comments