Sewu Tangkas - Sejumlah umat muslim menjalankan ibadah salat Tarawih. - Antara
Setelah satu tahun kalender Hijriah berlalu, akhirnya umat Islam dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan. Bulan suci ini menjadi momen yang penting dan ditunggu-tunggu, karena merupakan kesempatan beribadah dengan janji pahala berlipat ganda.
Selama Ramadhan, umat Islam wajib berpuasa sepanjang hari, dari matahari terbit hingga terbenam. Selain itu dianjurkan memperbanyak shalat, dzikir, membaca Al Quran dan ibadah lainnya.
Tahun ini, Ramadhan masih di tengah pandemi COVID-19. Interaksi sosial manusia masih sebatas mencegah penularan penyakit. Namun kita tetap bisa bertemu melalui berbagai media komunikasi, karena perkembangan teknologi semakin memudahkan.
Nah, jelang Ramadhan, kamu pasti sering mendapatkan ucapan selamat dari kerabat, keluarga, atau orang terdekat kamu. Ada kata-kata yang umumnya familiar saat ini, misalnya Marhaban Ya Ramadhan. Kamu juga dapat banyak menggunakannya di WhatsApp. Tapi tahukah kamu apa artinya itu?
Berikut informasi makna ucapan salam Ramadhan yang biasa dibagikan orang.
Marhaban Ya Ramadhan
Bunyi kalimat "Marhaban Ya Ramadhan" sering kita jumpai, termasuk pada spanduk di jalan raya menyambut bulan Ramadhan. Dikutip dari halaman Quraish Shihab, kata marhaban diambil dari bahasa Arab yaitu kata raheb.
Kata raheb berarti luas atau lapang. Biasanya kata tersebut diucapkan kepada seorang tamu untuk menggambarkan bahwa ia disambut dengan hati terbuka penuh suka cita. Dengan kata lain, ungkapan di atas berarti menyambut bulan Ramadhan sebagai tamu agung dengan gembira dan lapang dada.
Ramadhan Kareem
Ramadan Kareem atau Ramadan Karim artinya menyampaikan "Ramadhan yang murah hati" kepada seseorang. Dikutip iqra.id dari situs metro.co.uk, ucapan tersebut secara kasar diterjemahkan menjadi "semoga Ramadhan murah hati untukmu".
Menurut beberapa kepercayaan, ungkapan ini tidak pantas menjadi ucapan selamat Ramadhan. Beberapa Muslim merasa kalimat ini bertentangan dengan ajaran Islam, karena Ramadhan tidak bisa bermurah hati.
Namun menurut pendapat lain, ucapan ini baik untuk digunakan karena merefleksikan keberkahan yang dianugerahkan Tuhan kepada para pengikutnya selama bulan puasa.
Ramadhan mubarak
Alih-alih "Ramadhan Kareem", sebagian umat Islam setuju menggunakan ucapan "Ramadhan Mubarak" untuk menyambut bulan yang penuh berkah. Kalimat ini berarti Ramadhan yang diberkati. Jadi bukan Ramadhan yang memberi sehingga disebut pemurah, tapi Allah SWT yang memberi keutamaan itu. Demikian dikutip dari muslim.or.id.
Ada hadits yang menyinggung tentang kata-kata Ramadhan Mubarak. Bacaan berikut ini:
"Telah datang kepada kalian Ramadhan, BULAN MUBARAK (bulan yang diberkahi). Allah mewajibkan atas kalian berpuasa padanya. Pintu-pintu surga dibuka padanya. Pintu-pintu Jahim (neraka) ditutup. Setan-setan dibelenggu. Di dalamnya terdapat sebuah malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Siapa yang dihalangi dari kebaikannya, maka sungguh ia terhalangi.” (HR. Ahmad, shahih)
Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya | Sewu Tangkas


0 Comments