Sewu Tangkas - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, melihat layar monitor saat memantau ruang ICU dari ruang kontrol rumah sakit Cengkareng. RSUD Cengkareng, salah satu rumah sakit rujukan Covid-19 yang memiliki daya tampung 80 ICU dan 240 ruang rawat isolasi non ICU. Facebook/@Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meninjau Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin (29/6/2021) malam. Anies mengecek fasilitas kesehatan untuk ketersediaan oksigen di rumah sakit. Ia juga melihat kondisi keterisian tempat tidur isolasi, Intensive Care Unit (ICU), dan ruang gawat darurat (IGD).
“Kita ingin memastikan dengan melonjaknya kasus COVID dalam 14 hari terakhir, fasilitas kesehatan kita dengan segala keterbatasan bisa tetap melayani pasien secara optimal,” kata Anies seperti dikutip ANTARA, Selasa (29/6/2021).
Melalui monitor terlihat banyak pasien yang dirawat di lorong RSKD Duren Sawit
Anies juga sempat berbincang singkat dengan tenaga medis dan langsung mengecek ketersediaan oksigen dan kapasitas fasilitas penunjang penanganan pasien COVID-19.
Melalui monitor CCTV di ruang kontrol RS Duren Sawit, terlihat lorong-lorong RS menjadi tempat perawatan sementara karena kapasitas ruangan sudah penuh.
Anies minta masyarakat kurangi mobilitas
Anies juga mengunjungi RS Tarakan, Jakarta Pusat. Ia memeriksa kondisi ruang ICU khusus, bahkan untuk bayi. Menurutnya, kondisi tersebut berjalan baik untuk perawatan pasien, meski sudah penuh.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu meminta warga DKI Jakarta bisa mengurangi mobilitas agar tidak berpotensi terpapar COVID-19.
“Saya ingin mengajak kepada semua di rumah sakit ini, ada pesan mari kurangi bepergian, mari kita hindari potensi penularan, mari kita pilih keselamatan,” kata Anies di RS Tarakan.
Banyaknya kasus COVID-19 yang menginfeksi balita di Jakarta
Hingga Senin (28/6/2021) ditemukan 8.348 kasus positif di DKI Jakarta, sehingga total kasus COVID-19 di Ibu Kota menjadi 528.409 kasus. Dari total kasus positif COVID-19, 457.935 orang sembuh dan 8.348 orang meninggal.
Sebanyak 13 persen dari 8.348 kasus positif saat ini adalah anak-anak di bawah usia 18 tahun, dengan rincian 917 kasus anak usia 6-18 tahun dan 327 kasus anak usia 0-5 tahun. Sedangkan 6.436 kasus lainnya berusia 19-59 tahun dan 668 kasus berusia 60 tahun ke atas.


0 Comments