Sewu Tangkas - Denmark yang meledak di saat yang tepat untuk bisa lolos ke 16 besar Piala Eropa 2020. Pelatih Denmark, Kasper Hjulmand saat ini tidak bisa berkata-kata atas keberhasilan timnya ini.
Denmark yang secara luar biasa berhasil lolos ke 16 Piala Eropa 2020. Kepastian tersebut telah mereka dapat usai mereka menang 4-1 atas Rusia di Parken Stadium pada matchday terakhir Grup B, pada hari Selasa (22/6/2021) dini hari WIB.
Hasil empat gol yang sukses diciptakan oleh pasukan Kasper Hjulmand lahir dari Mikel Damsgaard, Yussuf Poulsen, Andreas Christensen, dan Jaokim Maehle. Sementara, Beruang Merah hanya bisa membalas lewat penalti yang dicetak oleh Artem Dzyuba.
Tim Dinamit memang benar-benar meledak di saat yang tepat untuk keluar dari situasi sulit. Sebelumnya, mereka juga sempat diambang tidak lolos usai menderita dua kekalahan di dua pertandingan Grup B.
Denmark yang telah membuka Piala Eropa dengan tumbang 1-0 atas Finlandia. Kekalahan tersebut disertai kejadian yang mengguncang perasaan punggawa Denmark dengan Christian Eriksen sempat kolaps di atas lapangan.
Pada pertandingan kedua, hasil kurang mengenakan juga kembali untuk Denmark. Bersua Belgia, mereka sempat unggul lebih dulu melalui pemain Yussuf Poulsen di babak pertama.
Petaka kemudian telah hadir untuk Denmark selepas jeda. De Rode Duivels bisa membalikkan keadaan dari gol yang dicetak oleh Thorgan Hazard dan Kevin De Bruyne.
Kini, berkat kemenangan telak atas Rusia, Denmark saat ini bisa keluar dari lubang jarum usai mereka menyegel posisi runner up Grup B. Mereka akan mendampingi Belgia sebagai pemuncak klasemen yang meraih hasil sempurna yakni sembilan poin.
Denmark yang berhasil mengumpulkan tiga angka sebenarnya mempunyai poin yang sama dengan Finlandia dan Rusia di urutan ketiga dan keempat. Namun, mereka berhak lolos ke-16 besar karena Denmark masih unggul dengan selisih gol secara head to head yaitu +2 dibanding Finlandia (0) dan Rusia (-2).
Pelatih Denmark, Kasper Hjulmand, telah kehabisan kata-kata atas keajaiban yang saat ini berhasil dibuat oleh anak asuhannya ini. Ia juga turut berterima kasih kepada para suporter yang terus mendukung Denmark dalam keadaan apapun. Menurutnya cinta dari para fans menjadi salah satu faktor utama 'meledaknya' Denmark di pertandingan kali ini.
"Saya saat ini sudah kehabisan kata-kata untuk bisa mengagumi tim ini. Mereka sangat kuat. Pada saat yang sama, saya juga ingin berterima kasih kepada semua pendukung Denmark, (yang menonton di) stadion," ujar Hjulmand dikutip dari UEFA.
Cinta dan perhatian yang dimiliki oleh seluruh fans Denmark telah membuktikan mampu membantu menghadirkan tenaga tambahan kepada para pemain hingga yang ada di luar stadion," jelasnya.


0 Comments