Sewu Tangkas - Nyeri setelah berhubungan seks sering dialami oleh wanita. Namun, pria juga bisa mengalaminya. Kebanyakan pria merasa enggan untuk mengungkapkan rasa sakit yang dialaminya. Faktanya, penting untuk mengungkapkan apa yang mereka rasakan terhadap satu sama lain.
Rasa tidak nyaman atau nyeri setelah berhubungan intim terkadang disebabkan oleh beberapa penyakit. Nah, berikut ini beberapa kemungkinan yang bisa menyebabkan rasa sakit setelah berhubungan seks pada pria. Dengar, ya!
1. Prostatitis
Dilansir Health, banyak hal yang bisa menyebabkan rasa sakit saat ejakulasi. Namun, penyebab paling umum adalah prostatitis atau radang prostat. Kelenjar prostat adalah bagian dari sistem reproduksi pria. Fungsi utama kelenjar adalah mengeluarkan cairan yang berfungsi untuk melindungi dan memberi nutrisi pada air mani.
Pada prostatitis, pria akan sering buang air kecil dan ada sensasi terbakar saat mengeluarkannya. Prostatitis tidak menimbulkan rasa sakit saat berhubungan seks sampai penderitanya ejakulasi.
2. Penyakit Peyronie
Dilansir WebMD, penyakit peyronie atau kelengkungan penis adalah kondisi ketika bentuk penis menjadi bengkok. Hal ini disebabkan oleh pembentukan jaringan parut (plak) di sekitar batang penis.
Penyebab pasti mengapa bisa ada jaringan parut di area batang penis tidak diketahui. Namun, beberapa peneliti menduga bahwa riwayat trauma atau cedera pada penis dapat menyebabkan penyakit Peyronie.
Perubahan bentuk akan terlihat jelas saat penis sedang ereksi. Kebanyakan pria dengan penyakit ini masih bisa berhubungan seks. Namun, dia akan merasa sakit setelahnya.
Selain itu, penyakit Peyronie dapat menyebabkan stres dan kecemasan bagi penderitanya, karena tidak dapat mempertahankan ereksi dan timbulnya rasa sakit setelah berhubungan seks.
3. Balanitis
Balanitis adalah pembengkakan kepala penis yang disebabkan oleh infeksi jamur, bakteri, atau virus. Meskipun balanitis dapat terjadi pada siapa saja, namun lebih sering terjadi pada pria yang tidak disunat atau pria dengan diabetes yang tidak terkontrol.
Umumnya, penderita tidak hanya mengalami rasa sakit setelah berhubungan seks, tetapi juga rasa sakit yang dirasakan saat buang air kecil akibat ujung penis yang membengkak menekan saluran kemih.
4. Penyakit menular seksual
Penyebab selanjutnya adalah penyakit menular seksual seperti herpes atau gonore, terutama yang tidak mendapat pengobatan yang tepat.
Dilansir dari Verywell Health, penyakit herpes dan gonore dapat menyebabkan rasa sakit, rasa terbakar, gatal, dan luka atau benjolan di area penis atau anus. Jika kamu mengidap penyakit herpes genital atau gonore, sebaiknya segera periksakan ke dokter karena penyakit ini mudah menular ke pasangan kamu.
5. Hipospadia
Menurut Mayo Clinic, hipospadia adalah kelainan bawaan yang menyebabkan pembukaan saluran kemih, uretra, pada pria terletak di bagian bawah penis. Biasanya, uretra terletak di ujung penis.
Gangguan ini dapat diobati dengan operasi, karena kondisi ini dapat menyebabkan kesulitan buang air kecil dan rasa sakit setelah berhubungan seks saat dewasa.
Sebaiknya jika kamu mengalami rasa sakit setelah berhubungan seks, apalagi jika terjadi berulang kali, sebaiknya konsultasikan ke dokter. Nantinya, dokter akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk menemukan penyebabnya dan memberikan pengobatan yang tepat.


0 Comments