Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

Kepala Petugas Medis Inggris Dilecehkan di Sebuah Taman

 

Sumber foto: PA


Sewu Tangkas - Kepala Petugas Medis Inggris, profesor Chris Whitty, diganggu oleh dua pria saat berjalan di sebuah taman di London, Minggu (27/6/2021). Dalam sebuah video yang beredar di media sosial menunjukkan dua pria mengganggu Whitty saat berjalan di taman, keduanya memeganginya, tertawa dan berpose di depan kamera.


Whitty berusaha melepaskan diri dari gangguan yang membuatnya tidak nyaman, tetapi kedua pria itu terus mengikutinya saat dia menyeberang jalan.


Johnson dan pejabat lainnya mengutuk pengganggu Whitty


Dilansir BBC, peristiwa yang menimpa Whitty membuat petinggi Inggris bereaksi, termasuk Perdana Menteri Boris Johnson yang mengecam para pengganggu Whitty. Melalui Twitter Johnson menyampaikan. "Saya mengutuk perilaku para preman ini. Pegawai negeri kita yang bekerja keras seharusnya tidak menghadapi intimidasi semacam ini di jalan-jalan kita dan kita tidak akan mentolerirnya."


Menteri Kesehatan Inggris Sajid Javid mengkritik insiden itu, dia mengatakan pelecehan terhadap Whitty itu mengerikan dan tidak dapat diterima, dia mengatakan para pengganggu harus malu bahwa Whitty telah bekerja tanpa lelah untuk negara.


Jess Phillips, seorang anggota parlemen Partai Buruh, juga turun ke Twitter untuk mengutuk para pengganggu.


"Bahkan jika Anda menganggapnya sebagai non-kekerasan, jelas bahwa dia merasa tidak enak dan tidak nyaman dan melawan. Tokoh masyarakat bukan boneka, mereka adalah manusia, sungguh menakjubkan betapa mudahnya ini bisa dilupakan."


Menteri Dalam Negeri Priti Patel juga mengutuk insiden itu, menyarankan agar Whitty diberikan perlindungan polisi.


"Saya ngeri dengan apa yang terjadi pada Chris. Polisi juga terlibat dan kami berbicara dengan Chris untuk melihat apa yang bisa kami lakukan untuk mendukungnya. Penting bagi kami untuk memastikan bahwa Chris diberikan dukungan yang tepat. mengerikan melihat seorang tokoh masyarakat yang begitu penting, seseorang yang hari demi hari telah melayani negara kita dengan cara yang dia harus menjaga kita tetap aman, menjadi sasaran pelecehan yang mengerikan."


Penyelidikan polisi


Menurut Sky News, mengenai tindakan yang mengganggu Whitty di St James' Park sekitar pukul 19:20 pada hari Minggu, Polisi Metropolitan London telah meluncurkan penyelidikan, kata.


"Petugas yang berada di sekitar menyaksikan demonstrasi di dekatnya dan turun tangan ketika mereka melihat apa yang terjadi. Mereka berbicara kepada korban dan memeriksa kesehatannya. Dia tidak mengalami luka dan mengatakan kepada petugas bahwa pada saat itu dia tidak ingin membuat tuduhan apa pun. Dia kemudian melanjutkan perjalanannya."


Petugas kemudian berbicara dengan kedua pria tersebut, mencatat tindakan mereka kemudian memberikan peringatan keras dan mereka diminta untuk meninggalkan area tersebut.


Insiden yang menimpa Whitty telah dicatat sebagai serangan biasa oleh polisi, namun akan terus diselidiki oleh petugas. Polisi juga akan tetap berhubungan dengan Whitty yang menjadi korban.


Bukan gangguan pertama


Dilansir The Guardian, saat menangani virus corona di Inggris, Whitty beberapa kali dibully. Awal bulan ini Whitty diikuti di jalan oleh seorang advokat vaksin terkemuka yang mencapnya pembohong. Pada bulan Februari seseorang memfilmkan Whitty dan juga menyebutnya pembohong beberapa kali, yang dilakukan saat dia sedang makan siang. Video yang kemudian menjadi viral itu menuai kecaman.


Wakil Petugas Medis Inggris Jonathan Van-Tam juga diperlakukan dengan tidak hormat minggu lalu, ketika dia dihentikan di jalan di luar Kementerian Pertahanan oleh seorang aktivis anti-vaksin yang menuduhnya meracuni Matt Hancock, mantan menteri kesehatan.


Rekaman insiden itu, yang dibagikan di Facebook, menunjukkan aktivis itu mengikutinya dan meneriakinya. Downing Street telah mengutuk insiden itu sebagai "perilaku yang mengerikan".

Post a Comment

0 Comments