Ticker

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

Responsive Advertisement

1,3 Juta Data Bocor, Kemenkes Minta Pengguna untuk Menghapus Aplikasi eHAC

 1,3 Juta Data Bocor, Kemenkes Minta Pengguna untuk Menghapus Aplikasi eHAC



Sewu Tangkas - Kemenkes meminta pengguna menghapus aplikasi HAC yang terpisah dari aplikasi Peduli Lindungi.


Seperti laporan sebelumnya, 1,3 juta data pengguna dicuri oleh peretas dari aplikasi eHAC. 


Menghadapi kebocoran data ini Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Anas Ma'ruf meminta masyarakat untuk menguninstall aplikasi electronic Health Alert Card (eHAC).


Kemenkes meminta pengguna menguninstall aplikasi eHAC yang terpisah dari aplikasi PeduliLindungi. Karena eHAC kini sudah terhubung langsung pada aplikasi PeduliLindungi.


"Pemerintah meminta ke masyarakat untuk menghapus, menghilangkan, atau uninstall aplikasi eHAC yang lama yang terpisah (dari PeduliLindungi)," ujar Anas dalam konferensi pers virtual.


Permintaan ini juga adalah respons Kemenkes soal pencurian 1,3 juta data pengguna eHAC di internet. Anas mengklaim, insiden ini terjadi untuk aplikasi lama yang belum terintegrasi ke aplikasi PeduliLindungi.


"Aplikasi eHAC yang lama sudah tidak dipakai sejak 2 Juli 2021 sesuai dengan surat edaran dari Kemenkes nomor HK.02.01/MENKES/847/2021 tentang Digitalisasi Dokumen Kesehatan bagi Pengguna Transportasi Udara yang Terintegrasi dengan Aplikasi PeduliLindungi," ucap Anas.


Anas memaparkan bila Kemenkes sudah mulai memakai aplikasi PeduliLindungi semenjak 2 Juli 2021, dimana eHAC ini sudah tergubung dan berada di aplikasi tersebut.


"Sistem yang terdapat di PeduliLindungi, dalam hal ini eHAC berbeda dengan sistem yang lama," imbuh Anas.


"Jadi sekali lagi saya tegaskan, sistem yang ada di eHAC lama itu berbeda dengan sistem eHAC yang terhubung di PeduliLindungi. Infrastrukturnya berbeda," ucap Anas.


Lebih lanjut, Anas memastikan bahwa data dari aplikasi eHAC yang telah ada di PeduliLindungi pasti dijamin aman. Karena semua data pengguna telah dialihkan ke Pusat Data Nasional.


"Untuk eHAC yang terdapat di PeduliLindungi servernya ada di Pusat Data Nasional dan terjamin pengamanannya dari lembaga terkait, baik itu Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) dan Badan Siber dan Sandi Negara," ucap Anas lagi.


Itulah laporan pencurian data pengguna pada aplikasi eHAC. Dan Kemenkes memohon kepada masyarakat untuk menghapus aplikasi ini yang terpisah dari aplikasi PeduliLindungi.


Situs Bolatangkas Online | Agen Bolatangkas Online | Judi Bolatangkas Terpercaya | Sewu Tangkas

Post a Comment

0 Comments