Ilustrasi, sumber foto: Istimewa
Sewu Tangkas - Infeksi telinga tengah alias otitis media merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi pada telinga bagian tengah. Infeksi terjadi pada rongga yang berada di belakang gendang telinga yang memiliki 3 tulang kecil. Ketiga lubang ini memiliki fungsi untuk menangkap getaran dan meneruskannya ke telinga bagian dalam.
Ada banyak faktor yang bisa menjadi penyebab kondisi ini. Namun, infeksi telinga tengah seringkali disebabkan oleh batuk pilek, flu, atau alergi. Selain itu, ada sejumlah fakta lain yang perlu diketahui terkait penyakit ini. Biar lebih jelas, simak beberapa fakta mengenai infeksi telinga tengah atau otitis media di artikel berikut ini!
Fakta Infeksi Telinga Tengah yang Perlu Diketahui
Ada beberapa fakta terkait infeksi telinga tengah yang perlu diketahui, di antaranya:
1. Disebabkan oleh Virus atau Bakteri
Infeksi telinga tengah disebabkan oleh bakteri atau virus yang dapat masuk melalui berbagai cara. Ada yang melalui telinga atau juga melalui saluran pernapasan, lalu menyebar ke telinga. Infeksi ini kemudian menyebabkan terjadinya penimbunan mukosa atau lendir di dalam telinga bagian tengah, dan mengganggu fungsi penyampaian suara ke telinga bagian dalam.
Ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengidap otitis media, yaitu:
Bekerja di tempat dengan banyak polusi dan asap.
Orang yang memiliki keluarga dengan riwayat infeksi telinga.
Orang-orang dengan sistem imun yang buruk atau penyakit pernapasan kronis, seperti cystic fibrosis dan asma.
2. Rentan Terjadi pada Anak-Anak dan Bayi
Sebenarnya, otitis media atau infeksi telinga tengah bisa terjadi pada siapa saja. Namun, anak-anak di bawah usia 10 tahun, atau bayi berusia 6–15 bulan, memiliki risiko lebih tinggi untuk mengidap kondisi ini, ketimbang orang dewasa. Hal ini ternyata berkaitan dengan ukuran tuba eustachius pada anak yang lebih sempit. Saluran ini berfungsi untuk menyalurkan udara ke dalam telinga bagian tengah. Oleh karena ukurannya yang sempit, resiko penyumbatan dan penumbukan lendir serta cairan telinga menjadi lebih tinggi dan bisa memicu infeksi bakteri.
3. Memiliki Gejala Demam hingga Gangguan Pendengaran
Beberapa gejala yang umum dialami oleh pengidap otitis media, antara lain:
Demam;
Nyeri pada telinga;
Mudah marah;
Gangguan tidur;
Keluarnya cairan kuning, bening, atau berdarah dari dalam telinga;
Kehilangan keseimbangan;
Mual dan muntah;
Diare;
Menurunnya nafsu makan;
Hidung tersumbat;
Gangguan pendengaran.
4. Umumnya dapat Membaik dalam Beberapa Hari
Umumnya, infeksi telinga tengah dapat sembuh dengan sendirinya, tanpa memerlukan penanganan medis khusus. Menjaga kebersihan telinga dan menghindari tempat-tempat yang berpolusi merupakan beberapa cara yang dapat dilakukan ketika terserang otitis media. Namun, jika gejala dari otitis media tak kunjung hilang lebih dari 3 hari, pemeriksaan medis perlu dilakukan.
Untuk otitis media yang disebabkan oleh infeksi bakteri, biasanya dokter akan meresepkan antibiotik, untuk mengatasi infeksi yang terjadi. Kemudian, untuk gejala demam dan nyeri yang terjadi, dokter biasanya akan memberikan obat pereda nyeri seperti ibuprofen.
5. Memiliki Risiko Beberapa Komplikasi
Jika tidak ditangani, otitis media dapat memicu terjadinya komplikasi serius. Beberapa komplikasi yang dapat ditimbulkan, antara lain:
Labirinitis, yaitu penyebaran infeksi ke telinga bagian dalam.
Mastoiditis, yaitu penyebaran infeksi ke tulang di belakang telinga.
Meningitis, yaitu penyebaran infeksi ke selaput pelindung otak dan saraf tulang belakang, yang disebut meningen.

0 Comments